BAB
3 (Individu, Keluarga, dan Masyarakat)
A. PERTUMBUHAN INDIVIDU
§ Pertumbuhan Individu
adalah :
Terjadinya suatu
perubahan pada seseorang menuju ke arah yang lebih maju dan lebih dewasa secara
tahap demi tahap. Karena adanya pengaruh timbal balik dari pengalaman atau
empiris luar melalui pancaindra yang menimbulkan pengalaman dalam mengenal
batin sendiri.
§ Faktor-faktor yang mempengaruhi
pertumbuhan adalah :
1. Pendirian
Navitistik. Para ahli berpendapat bahwa pertumbuhan itu semata-mata ditentukan
oleh faktor-faktor yang dibawa sejak lahir.
2. Pendirian
Empiristik dan Environmentalistik. Pendirian ini berlawanan dengan pendirian
navitistik, mereka berpendapat bahwa pertumbuhan individu semata-mata
tergantung pada lingkungan sedang dasar tidak berperan sama sekali.
3. Pendirian
Konvergensi dan Interaksionisme. Yaitu interaksi dasar dan lingkungan dapat menentukan pertumbuhan
individu.
B. FUNGSI KELUARGA
§ Keluarga adalah :
Suatu
kelompok kecil dalam masyarakat. Keluarga juga merupakan kebutuhan manusia yang
universal dan menjadi pusat terpenting dari kegiatan dalam kegiatan individu.
§ Macam – macam fungsi keluarga :
1. Fungsi Pengaturan Keturunan
: fungsi ini didasarkan atas pertimbangan-pertimbangan social, misalnya dalam
melanjutkan keturunan, dapat mewariskan harta kekayaan, serta pemeliharaan di
hari tua.
2. Fungsi Sosial atau Pendidikan
: Fungsi ini untuk mendidik anak dari awal sampai pertumbuhan anak hingga
terbentuk personalitinya.
3. Fungsi Ekonomi atau Unit Produksi
: Dengan adanya fungsi ekonomi, maka hubungan diantara anggota keluarga bukan
hanya sekedar hubungan yang dilandasi kepentingan untuk melanjutkan keturunan
saja, namun juga untuk memandang keluarga sebagai sistem hubungan kerja.
4. Fungsi Pelindung
: Fungsi ini adalah melindungi seluruh anggota keluarga dari berbagai bahaya
yang dialami oleh suatu keluarga.
5. Fungsi Penentuan Status
: Jika dalam masyarakat terdapat perbedaan status yang besar, maka keluarga
akan mewariskan statusnya pada tiap-tiap anggota atau individu sehingga
tiap-tiap anggota keluarga mempunyai hak-hak istimewa.
6. Fungsi Pemeliharaan :
Fungsi pemeliharaan ini pada setiap masyarakat berbeda-beda, tetapi sebagian masyarakat
membebani keluarga dengan pertanggung jawaban khusus terhadap anggotanya bila
mereka tergantung pada masyarakat.
7. Fungsi Afeksi :
Salah satu kebutuhan dasar manusia adalah kebutuhan kasih sayang atau rasa
dicintai. Sejumlah studi telah menunjukkan bahwa kenakalan yang serius adalah
salah satu ciri khas dari anak yang sama sekali tidak pernah mendapatkan
perhatian atau merasakan kasih sayang. Di sisi lain, ketiadaan afeksi juga akan
menggerogoti kemampuan seorang bayi untuk bertahan hidup.
C.
HUBUNGAN
ANTARA INDIVIDU, KELUARGA, DAN MASYARAKAT
§ Makna Individu :
Individu adalah sebuah unit terkecil pembentuk masyarakat. Setiap individu
memiliki ciri-ciri yang berbeda. Individu yang saling bergabung akan membentuk
kelompok atau masyarakat, akan memiliki karakteristik yang sama dengan kelompok
dimana dirinya bergabung.
§ Makna Keluarga : Keluarga
sangat penting untuk seorang individu. Karena dengan adanya keluarga, seorang
individu dapat mengalami sosialisasi untuk pertama kali dalam mengarahkan terbentuknya
individu menjadi seorang yang berpribadi.
§ Makna Masyarakat : Masyarakat
adalah kelompok manusia yang saling
berinteraksi yang memiliki prasarana untuk kegiatan tersebut dan adanya saling
keterikatan untuk mencapai tujuan bersama. Individu yang berada dalam
masyarakat tertentu berarti ia berada pada suatu konteks budaya tertentu. Pada
tahap inilah arti keunikan individu itu menjadi jelas dan bermakna, artinya akan
dengan mudah dirumuskan gejala-gejalanya.
Intinya,
aspek individu, keluarga dan masyarakat adalah aspek-aspek yang tidak dapat
dipisahkan. Dalam arti aspek individu, keluarga, dan masyarakat saling
berkaitan dan membutuhkan. Sebagai contohnya, tidak akan ada keluarga maupun masyarakat
apabila tidak ada seorang individu.
Selain
itu, tak dapat dipungkiri juga bahwa perilaku sosial suatu individu sangat bergantung
dari keluarga dan masyarakat disekitarnya. Keluarga sebagai lingkungan pertama
seorang individu memiliki peran paling besar dalam pembentukan sikap suatu
individu, sedangkan masyarakat merupakan media sosialisasi seorang individu
dalam menyampaikan ekspresinya secara lebih luas. Sehingga dapat menjadi suatu
tolak ukur apakah sikapnya benar atau salah dalam suatu masyarakat tersebut.
Sumber : 1. http://suci_k.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/14974/individu-keluarga-dan-masyarakat(3).pdf
2. http://dokumen.tips/education/world-tugas-ilmu-sosial-dasar-3.html
Nama : Lisa Octaviani Wijaya
Kelas : 2SA10
NPM : 16614106
Dosen : Maria Chrisnatalia
Tidak ada komentar:
Posting Komentar